Ingin tahu bagaimana orang Bali zaman dulu menyimpan air? Lihat disini.

published by : wayan purya on April 11, 2016

Dengan keterbatasan fasilitas yang ada pada zaman dulu, masyarakat Bali selalu berusaha kreatif menciptakan alat-alat atau memanfaatkan barang-narang yang ada di sekitarnya untuk kebutuhan sehari-hari, seperti dalam hal mencari dan menyimpan air. Bagi daerah yang tidak bisa membuat sumur warga biasanya mencari air ke kali dan mata air terdekat. Air dari mata air biasanya digunakan untuk minum sementara air kali digunakan untuk keperluan sehari-hari lainnya. Ada beberapa jenis alat yang digunakan dimana kini sudah sangat jarang dilihat dan bahkan sebagian generasi muda malah tidak pernah tahu akan keberadaannya.

dfdsgPulu

Terbuat dari gerabah yang umumnya digunakan untuk menampung air minum yang diambil dari mata air terdekat. Menggunakan alat-alat dari gerabah sebenarnya jauh lebih baik dari segi efek kesehatan dibandingkan dengan alat-alat masa kini yang kebanyakan terbuat dari logam atau plastik. Disamping tentunya memberi rasa dan aroma yang lebih segar pada air minum.

untitled-4000

Grombong

Grombong merupakan alat penampungan air utama di setiap rumah pada zamannya, terbuat dari batu atau batu padas yang agak keras sehingga air tidak merembes keluar. Bahkan bagi warga yang memiliki sumurpun masih menggunakan grombong untuk menyimpan air sementara sebelum digunakan. Mengingat kebutuhan air yang berbeda-beda, grombongpun dibuat dalam berbagai ukuran.

                                                                                                                                                                                                                                                    Topo

Topo hampir sama dengan grombong dengan bentuk yang lebih langsing dan kecil dan terbuat dari batu padas yang agak kasar atau berpori-pori dimana memungkinkan air bisa merembes kedalam. Idenya adalah dengan menaruh topo di dalam bak air atau gombang yang diisi dengan air kali dimana notabena merupakan air yang agak kotor. Air rembesan kedalam topo secara otomatis jauh lebih bersih dan bening yang bisa dijadikan alternative air bersih buat mereka yang susah menjangkau mata air atau tidak memiliki sumur.

IMG-20160208-WA0003

Payuk

Seperti halnya pulu payuk juga terbuat dari gerabah dengan ukuran lebih kecil dan bentuk lebih unik. Umumnya payuk dibuat dengan tanah liat pilihan sehingga bisa lebih mudah dibentuk sesuai desain dan bisa lebih tipis agar lebih ringan untuk di jinjing. Payuk lebih banyak digunakan untuk menampung air keperluan upacara sehingga sering ditempatkan di merajan atau sanggah. Disamping juga sering digunakan untuk mengambil air di kali atau mata air dan bahkan dulunya merupakan salah satu alat memasak di dapur. *BB-RM*

20160410_080206

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *